Langsung ke konten utama

Jumat

Kali ini ceritanya makin berkembang
Karena hujan sudah mulai terasa
Mungkin karena sendunya payung
Sepertinya ia datang bersama yang lain
Tapi tak apa payungnya kan ketemu sama hujan juga.
Meski payung juga ngga bisa sama hujan terus. Tapi payung merasa berguna, bisa bersama hujan untuk sewaktu-waktu.
Yah meski aja kadang hm bukan kadang lagi tapi selalu.
Ia datang pada pola tertentu pada payung. Selalu bersama awan yang berbeda-beda. Tapi karena rindu yang tak tervendung nya payung. Ia sambut nya dengan senyum yang merekah. Semua itu karena rasa rindu yang tak tertahankan. Meskipun selama berhari2 payung menunggu hujan, namun hujan tak kunjung datang. Hingga suatu ketika besi2 nya berkarat dan tak bisa lagi kokoh terbuka.
Ia terdiam di sudut ruang sempit ini. Tepat dibawah jendela kecil.

Betapa senangnya payung. Ia dengar dengan jelas gemercik hujan. "Perasaan ku masih sama, kerinduanku masih kekal, bukan cinta apalagi suka. Tentunya juga vukan obsesi tapi rindu ini tak terdefinisi. Dedikasi.!"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SINAR GAMMA SEBAGAI CARA EFEKTIF DALAM STERILISASI PANGAN INDUSTRI

ARTIKEL FISIKA “SINAR GAMMA SEBAGAI CARA EFEKTIF DALAM STERILISASI PANGAN INDUSTRI” oleh : 1.       Mediana Ayuning Putri Pradnyasasmitha (21) 2.       Prita Ayuningtyas (22) 3.       Nyoman Bunga Cahyani (23) 4.       Dena Cristy (24) 5.       Aditya Nugraha (25) SMA NEGERI 1 SINGARAJA BULELENG 2018

Cerita Ngengat

Tiap malam ia pasti akan menunggu disana. Meskipun angin selalu berhembus keras. Tak ada satuoun serangga yang akan mau dan rela untuk tetap diam di luar sarangnya. Malam itu juga ia tetap setia menunggu hari makin gelap. Yang ia tunggu adalah si merah. "Apa yang kau lakukan disini ngengat?" Tanya seekor semut padanya. "Hanya menantikannya..." jawabnya singkat. "Hey masuklah angin bertiup keras, bila kau tk masuk nanti kau dimakan burung hantu!" Seru semut. "sebentar lagi, aku ingin melihatnya..." "Terserah kau lah!!" Kata semut lalu berlalu. Akhirnya datanglah seorang wanita tua menyalakan obor di sekitar sana. Ia nampak sangat tua terlihat dari caranya memegang batang korek itu. "Akhirnya...~" desah si ngengat. Tak ada satupun yang tau apa yang ditunggu si ngengat di tengah malam seperti itu. Saat wanita tua itu berlalu pergi. Si ngengat pasti selalu bermalam didekat obor itu. hari demi hari terus berlalu. Perilak...

Semester Ending kelas 2

(silvi, dewi, aku, sherlina, putri, irda <dari depan kiri ke kanan> ) (lalu dibelakang ada Rani, Debby, Melinda, dan Dinda <dari kiri ke kanan>) taken by EMA. ada banyak hal yang sebenarnya tersembunyi dibalik foto sederhana ini. tentang siapa yang ada dalam foto dan tentang siapa yang mengambil gambar ini. Siapapun yang ada dalam foto ini pasti tahu kebenarannya. Tak ada yang ingin melukai siapaun tak ada yang ingin menangis dan tak mungkin ada yang ingin temannya terluka bukan. Jadi salahkan saja waktu, akan lebih baik seperti itu kan. Daripada kalian membuat cerita2 aneh yang nantinya mungkin... akan kita sesali kemudian hari.