Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

Pelangi Putih (Chapter 2)

Jendela yang rasanya sudah gue tutup terbuka lebar layaknya film horor. Membuat susana dini hari itu sangat menyeramkan. "Huuuaaa... ciluk baa..." Gue teeikain keluar jendela, tapi ngga ada apa apa. Yah gue lanjut tidur. Satu menit, dua menit,tiga menit, gue sudah ngga tahan. Gue pengen makanan. Gue putuskan turun mencari sesuatu yang bisa dimakan. Tap tap tap tap tap... Langkah kaki gue begitu keras terdengar. Memasuki dapur gue coba mencari makanan yg masih bisa dimakan. Yosh gue menemukan ice cream Reay . Melewati ruang tengah,  gue sempatkan melihat jam. Ternyata sudah Jam 4 pagi. "Halo ... kamu belom bangun..  bangun nggih.. udah mandi? Wah kamu masih belajar yha.. semangat yha!!".... Gue cuma ngga percaya anak kelas 1 SMP percakapannya kaya begituan. Resek banget ni anak. Mulut gue cuman komat kamit dalam perjalanan menuju kamar. Tapi ketika gue melewati kamar kak Anda..... HIK HIK... HI....HEH..... "Diputusin lagi...?!" Tanya gue. ...

Pelangi Putih (Chapter 1)

Angin sepoi sepoi mengibaskan rabmut gue. Sampai gue kunyah tuh rambut saking canggungnya. Dia terus senyum ke gue. Ya Tuhan ini benar benar menegangkan. "Lo kenapa?!" "(Geleng-geleng)" "Lo masih waraskan!!? " Gue langsung bangkit dan bicara dgn nada agak keras. "Lo nanya gue masih waras?! Ya iyalah gue masih waras... jangan jangan lo lagi yg ngga waras!!" Orang itu cuma mengernyitkan alisnya. "(Senyum) hahahaha...!!" "Memangnya ada yang lucu.?!" Gue merasa ada yang aneh jadi gye merendah. Orang itu p rgi menjauh. Suara ombak seperti tempo langkah kakinya. Santai sekali seperti tidak ada beban di punggungnya. Berbeda dengan gue, (gue kembali rebahan pada pasir) meskipun keluarga gue ngga melarat amat,  yah dapat dikatakan mampu tapi... hidup gue serasa berbeda sedikit dari teman teman gue yang lain. Gue lihat lagi orang aneh itu benar benar menghilang. Tak ada lagi bayangnya sejauh gue memandang. Sudahlah buat apa ...