Kali ini ceritanya makin berkembang Karena hujan sudah mulai terasa Mungkin karena sendunya payung Sepertinya ia datang bersama yang lain Tapi tak apa payungnya kan ketemu sama hujan juga. Meski payung juga ngga bisa sama hujan terus. Tapi payung merasa berguna, bisa bersama hujan untuk sewaktu-waktu. Yah meski aja kadang hm bukan kadang lagi tapi selalu. Ia datang pada pola tertentu pada payung. Selalu bersama awan yang berbeda-beda. Tapi karena rindu yang tak tervendung nya payung. Ia sambut nya dengan senyum yang merekah. Semua itu karena rasa rindu yang tak tertahankan. Meskipun selama berhari2 payung menunggu hujan, namun hujan tak kunjung datang. Hingga suatu ketika besi2 nya berkarat dan tak bisa lagi kokoh terbuka. Ia terdiam di sudut ruang sempit ini. Tepat dibawah jendela kecil. Betapa senangnya payung. Ia dengar dengan jelas gemercik hujan. "Perasaan ku masih sama, kerinduanku masih kekal, bukan cinta apalagi suka. Tentunya juga vukan obsesi tapi rindu ini tak ...